Rabu, 30 Maret 2011

Mari Kita Hidupkan Sunnah...!!


Abul Abbas Khadir Nursalim

Syaikh Abdul Qadir Al-Jaelani berkata: "Tidak ada keberuntungan kecuali sampai engkau mengikuti Al-Kitab (Al-Qur'an) dan As-Sunnah" (Fathur-Rabbani, hal.128)

Berkata Al-Imam Ahmad bin Hambal: "Siapa yang meninggal di atas Islam dan As- Sunnah maka ia meninggal di atas kebaikan seluruhnya." (Al-Manaqib Ibnu Jauzi hal. 180)

Syaikh Abdul Qadir Al-Jaelani berkata: "Asas kebaikan adalah iitiba' kepada Nabi Shallahu 'alaihi wa Sallam dalam perkataan dan perbuatannya. " (Fathur-Rabbani, hal.207)

Abdullah bin 'Uthbah bin Mas'ud berkata: "Kamu tidak akan salah selamanya asalkan kamu diatas As-Sunnah." (Al-Hujajul Qawiyyah, 30)

Berkata Imam Al-Barbahary : "Ketahuilah sesungguhnya Islam itu adalah sunnah dan sunnah adalah Islam dan tidaklah tegak salah satu dari keduanya kecuali dengan yang lainnya" (lihat : Syarh As-Sunnah hal.65 point 1).

Berkata Imam Asy-Syathiby: "(Kata sunnah) digunakan sebagai kebalikan/lawan dari bid'ah maka dikatakan : "Si fulan di atas sunnah" apabila ia beramal sesuai dengan tuntunan Nabi Shallallahu `alaihi wa sallam yang sebelumnya hal tersebut mempunyai nash dari Al-Qur'an, dan dikatakan "Si Fulan di atas bid'ah" apabila ia beramal menyelisihi hal tersebut (sunnah)". (Al-Muwafaqot 4/4)

Berkata Imam Ibnu Rajab -rahimahullahu ta'ala-: "Sunnah adalah jalan yang ditempuh, maka hal itu akan meliputi berpegang teguh terhadap apa-apa yang nabi Shallallahu'alaihi wasallam berada di atasnya dan para khalifahnya yang mendapat petunjuk berupa keyakinan, amalan dan perkataan. Dan inilah sunnah yang sempurna, karena itulah para ulama salaf dahulu tidak menggunakan kalimat sunnah kecuali apa-apa yang meliputi seluruh hal yang tersebut di atas". Hal ini diriwayatkan dari Hasan, Al-Auza'iy dan Fudhail bin `Iyadh". (dalam Jami' Al-`Ulum Wal Hikam hal. 249)

Syaikhul Islam berkata Ahlus Sunnah adalah : "Mereka adalah orang-orang yang berpegang teguh dengan kitab Allah dan sunnah Rasulullah dan apa-apa yang disepakati oleh generasi dahulu yang pertama dari kaum Muhajirin dan Anshar dan yang mengikuti mereka dengan baik". (Majmu' Fatawa 3/375)

Wallahu A'lam.

Majalah Asy Syariah.

Sumber: Compiled File CHM Sunny Salafy

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan komentar di bawah sini ya...

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes